You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan Karangsari
Kalurahan Karangsari

Kap. Pengasih, Kab. Kulon Progo, Provinsi Di Yogyakarta

Selamat Datang Di Situs Resmi Pemerintah Desa Karangsari, Pengasih, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta

Awas! Barang-Barang Ini Bisa Menjadi Vektor Penyakit Menular Melalui Nyamuk, Apalagi Musim Hujan

Administrator 16 November 2020 Dibaca 2.946 Kali
Awas! Barang-Barang Ini Bisa Menjadi Vektor Penyakit Menular Melalui Nyamuk, Apalagi Musim Hujan

Upaya pengendalian vektor penyakit menular masih menjadi fokus dan perhatian Pemerintah dari tingkat pusat hingga ke pemerintahan desa. Khususnya lagi di bidang kesehatan lingkungan. Apalagi pada musim hujan, dimana selalu terjadi peningkatan potensi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), malaria serta penyakit menular melalui nyamuk lainnya.

Dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (Monev PSN) yang diselenggarakan oleh TIM POKJANAL DBD Kapanewon Pengasih di Pedukuhan Kopat, Kalurahan Karangsari, Pengasih, Kulon Progo, Senin (16/11/2020) masih menemukan jentik nyamuk yang bersarang di sejumlah barang-barang tertentu, saat dilakukan inspeksi oleh TIM Monev PSN.

Dari 90 titik rumah yang dijadikan objek sasaran, ditemukan jentik nyamuk di 18 lokasi. Nyamuk berkembang biak di dalam barang-barang yang digenangi air.

 

Jenis Barang Yang Potensial jadi Vektor Nyamuk

 

Sebagaimana ditemukan TIM Monev PSN yang terdiri atas personil dari lintas sektor Kapanewon Pengasih, seperti Petugas Kesehatan Puskesmas, Penyuluh KB, Penyuluh pertanian, Babinsa, Bhabinkantibmas, KUA, Perwakilan Desa, Kader Kesehatan, ke-18 jentik nyamuk tersebut bersarang di sejumlah barang-barang berikut ini :

  1. Tempat minuman Ternak
  2. Pot bunga
  3. Bekas Magic Com
  4. Kaleng bekas 
  5. Ban bekas
  6. Ember timba di Sumur
  7. Bak Mandi
  8. Bak Penampung Air Hujan
  9. Cekungan batu
  10. Potongan kayu.

 

Setelah kegiatan monitoring, inspeksi, dan kunjungan ke rumah-rumah sasaran selesai, dalam kegiatan evaluasi Suparmanto, S.KM penanggung jawab bidang Kesling Puskesmas Pengasih II menyampaikan bahwa, apabila dihitung berdasarkan jumlah jentik yang ditemukan, didapatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) 80%, atau dari sejumlah 90 titik yang secara random sampling terdapat 72 titik bebas jentik, dan 18 titik ditemukan jentik nyamuk.

Berbanding monev PSN tahun sebelumnya yang diselenggarakan di Pedukuhan Suruhan dan Kedungtangkil, hasilnya memang mengalami penurunan, karena pada tahun lalu ABJ yang didapatkan sebesar 85%. Hal tersebut tentu juga dipengaruhi oleh faktor musim hujan.

Capaian yang lumayan baik, akan tetapi masih perlu peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara berkala di rumah dan lingkungannya masing-masing. Karena ABJ sesuai standar kesehatan itu idealnya di atas 95%, barulah bisa dikatakan masyarakat di wilayah berkenaan telah sadar akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan khususnya dalam pengendalian vektor nyamuk.

Apalagi di musim hujan, potensi penularan penyakit melalui vektor nyamuk akan meningkat, karena terdapat potensi genangan air, seperti yang telah ditemukan jentik nyamuk dalam barang-barang sebagaimana disebutkan di atas. Oleh karena itu ia berharap masyarakat di Desa Karangsari untuk meningkatkan kewaspadaan, agar dapat terhindar dari penularan penyakit berbahaya, yang ditularkan melalui nyamuk.

 

Kontributor :

Sugeng Riyanto

"Terimakasih kepada warga kerena Kesadaran warga tentang PSN sangat bagus
Widodo 17 November 2020
"Siaap Pak Bhabin, matursuwun juga atas bimbingan dan pendampingannya kepada warga masyarakat dalam semua bidang kegiatan di desa.
Admin 17 November 2020
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2023 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp1,743,363,971 Rp1,873,569,697
93.05%
Belanja
Rp2,758,756,202 Rp2,983,190,231
92.48%

APBDes 2023 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp105,950,000 Rp194,581,207
54.45%
Hasil Aset Desa
Rp24,946,560 Rp22,473,703
111%
Dana Desa
Rp1,473,021,000 Rp1,473,021,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp139,446,411 Rp183,493,787
76%

APBDes 2023 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,041,477,574 Rp1,178,679,983
88.36%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp1,237,885,628 Rp1,246,720,824
99.29%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp37,477,000 Rp104,101,224
36%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp290,716,000 Rp296,238,200
98.14%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp151,200,000 Rp157,450,000
96.03%