You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan Karangsari
Kalurahan Karangsari

Kap. Pengasih, Kab. Kulon Progo, Provinsi Di Yogyakarta

Selamat Datang Di Situs Resmi Pemerintah Desa Karangsari, Pengasih, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta

Bersih Makam Tradisi dan Kearifan Lokal Berwawasan Lingkungan Sehat

Administrator 22 Maret 2020 Dibaca 5.844 Kali

Bersih makam merupakan salah satu kearifan lokal yang kaya akan nilai-nilai berwawasan kesehatan yang masih terjaga hingga kini.

Sudah menjadi tradisi warga Karangsari, dalam menyambut menjelang datangnya bulan Ramadhan warga ramai-ramai melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, utamanya lingkungan makam.

Seperti yang dilakukan ahli waris bersama masyarakat di pedukuhan Cekelan, Kedungtangkil, dan Kamal pada hari Minggu, 22 Maret 2020. Di beberapa lokasi tersebut diadakan kegiatan gotong royong membersihkan area pemakaman.

Diantara tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menjaga kebersihan lingkungan makam. Sehingga nanti pada bulan Sya'ban masyarakat dapat melakukan Tradisi Bersih dengan aman dan tenang.

Tradisi "Bersih" sendiri memang biasanya dilakukan warga pada bulan Sya'ban. Rangkaian kegiatannya meliputi ziarah makam, mendoakan arwah, tabur bunga, serta membersihkan area makam leluhur masing-masing. 

Terdapat nilai filosofi tersendiri dalam Tradisi Bersih. Bersih merupakan sebuah manifestasi perintah agama yang mengajarkan manusia untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Karena kebersihan merupakan sebagian dari Iman.

Menjaga kebersihan lingkungan dalam tradisi Bersih dilakukan dengan membersihkan area makam. Jika tidak dibersihkan, area makam bisa saja menjadi vektor berbagai macam penyakit. Seperti sarang nyamuk, serangga, maupun hewan melata berbahaya seperti ular berbisa, kalajengking, kelabang dan sebagainya. 

Dengan dibersihkan secara berkala, kesehatan lingkungan makam akan tetap terjaga. Bersih juga bisa menjadi sarana bagi deteksi dini terjadinya pencemaran yang bersumber dari lingkungan makam. Seperti kebocoran makam yang bisa mengakibatkan pencemaran yang membahayakan kesehatan masyarakat.

Hebatnya, filosofi tradisi bersih tidak hanya melulu soal kebersihan dan kesehatan lingkungan. Akan tetapi juga mencakup tentang kebersihan hati dan kesehatan jiwa.

Dengan mendatangi makam leluhur, akan memantik rasa syukur dalam hati atas anugerah yang telah diberikan Tuhan. Tradisi ini juga dapat mengingatkan kita akan jerih payah, perjuangan dan pengorbanan para leluhur sehingga timbul rasa menghargai.

Tradisi bersih merupakan bagian dari rangkaian upaya manusia dalam membersihkan diri dari segala kekotoran. Baik kekotoran lahir maupun kekotoran hati. Puncak dari upaya pembersihan diri adalah pada bulan Ramadhan. Dimana umat islam akan melaksanakan ibadah puasa dan berbagai rangkaian kegiatan ibadah lainnya yang bertujuan untuk membersihkan diri dhahir dan batin. 

Sehingga setelah dari bulan Rajab hingga bulan Sya'ban melakukan bersih lingkungan, dilanjutkan pada bulan Ramadhan dengan upaya pembersihan hati, maka pada bulan Syawal diharapkan ummat Islam datang dengan kemenangan, yakni mencapai kesucian diri dan kejernihan hati, disempurnakan dengan saling bermaaf-maafan antara sesama umat manusia tanpa memandang suku, bangsa, ras dan agama.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2024 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp1,839,971,335 Rp3,397,973,459
54.15%
Belanja
Rp1,727,256,902 Rp3,473,361,695
49.73%

APBDes 2024 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp711,433 Rp173,375,597
0.41%
Hasil Aset Desa
Rp14,891,360 Rp22,473,703
66.26%
Dana Desa
Rp896,214,600 Rp1,493,691,000
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp66,175,487 Rp181,318,854
36.5%
Alokasi Dana Desa
Rp528,376,927 Rp948,614,305
55.7%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp325,000,000 Rp575,000,000
56.52%
Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-tahun Sebelumnya
Rp1,900,000 Rp500,000
380%
Bunga Bank
Rp2,451,528 Rp1,000,000
245.15%
Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp4,250,000 Rp2,000,000
212.5%

APBDes 2024 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp714,145,396 Rp1,237,432,495
57.71%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp858,142,006 Rp1,397,567,100
61.4%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp79,300,500 Rp215,133,800
36.86%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp10,869,000 Rp530,578,300
2.05%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp64,800,000 Rp92,650,000
69.94%