Dalam rangka meningkatkan akses sanitasi layak bagi warga desa, program pembangunan sanitasi di desa Karangsari mendapat dukungan sumber pendanaan dari berbagai sektor. Sumber dana dari APBD I, APBD II, APBDes, serta keterlibatan sumber daya kelembagaan non Pemerintah, sangat membantu pelaksanaan pembangunan di Desa Karangsari.
Sejumlah 50 Keluarga di Desa Karangsari pada tahun 2021 bakal menerima Program Hibah Air Limbah Setempat yang diselenggarakan DPU-PR Kabupaten Kulon Progo.
Hal tersebut disampaikan Lurah Karangsari, Mujirin saat menerima kunjungan sejumlah 12 anggota TIM verifikasi program di Pendopo Kalurahan Karangsari, Sabtu (31/10/2020).
Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kalurahan Karangsari itu mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan verifikasi program Hibah Air Limbah Setempat yang nantinya bakal diterima warga.
Harapannya dengan kegiatan pembangunan sanitasi desa, peningkatan akses sanitasi bagi warga desa Karangsari akan meningkatkan, sehingga derajat kesehatan masyarakat juga meningkat.
Sudah sejak 3-4 tahun kebelakangan ini, kegiatan pembangunan di lingkungan pemerintah desa Karangsari masih fokus pada upaya pembangunan sarana prasarana penyediaan sumber air dan sanitasi, serta pemberdayaan dan pembinaan kesehatan linkungan.
Selama kurun waktu tersebut, kegiatan yang mendukung peningkatan akses sanitasi yang sudah dilaksanakan di Karangsari meliputi :
Menjadi harapan dalam seluruh kegiatan tersebut, akan menjadi daya dukung upaya pencegahan stunting di desa, mengacu target Kulon Progo zero stunting 2030. Seperti diketahui bersama sejak 2017 desa Karangsari menjadi desa lokus dengan jumlah kasus balita stunting tertinggi di Kulon Progo.
Di akhir acara, setelah selesai melakukan koordinasi dengan Dukuh, didampingi Babinsa dan Bhabinkantibmas, sejumlah 12 personil TIM verifikasi dari Dinas PUPR Kulon Progo, langsung melakukan verifikasi ke rumah-rumah calon penerima manfaat program pembangunan sanitasi di desa Karangsari.